ayo menanam


MENANAM YUK...
Sudah jelas menanam pohon itu sangat penting dan bermanfaat bagi lingkungan, untuk menyerap CO2, menyimpan air dan sebagainya, dan seterusnya......
Mau nanem, tapi yg jadi pertanyaan:(1)  nanti ditanam dimana? (2)apa yg ditanam? (3)    bibitnya darimana?
ah, terlalu banyak mikir, lambat memulai.
pertanyaan 1 belum dijawab tapi sudah menjawab yg ke-2 dan ke-3. itupun jawabnya sembarangan: bukannya di  rumah sering makan buah? itu aja yg bibitkan dari biji.
pertama kita coba durian, untuk buah yang satu ini yg makan buahnya orang lain. Saya seumur hidup gak pernah makan durian, tapi nanem pohonnya boleh lah.
kita mulai tanam dengan metode coba-coba









ini biji durian                                                                                  ini media tanamnya

berapa hari setelah itu ada nangka, nah yang ini saya suka.
kita tanam dgn cara yg sama



beberapa minggu tumbuh dah
  
karena nangkanya ada 2 angkatan jadi masih ada yg berupa biji.
durian sebelah kanan yg warna daunnya lebih muda

ada juga nih satu yg ditanam di sini. waktu itu liat kotak bekas Rinso mau dibuang sekalian pakai

tidak sulit membibitkannya, mungkin kedua buah ini memang gampang tumbuhnya. saya pernah gagal dengan mangga dan rambutan.

nah sekarang inget lagi sama pertanyaan no 1 tadi. di rumah gak mungkin. ya sudahlah sambil dipikirkan pelan-pelan.
-          durian yang di pot kotak Rinso saya taruh aja di sekret Mapala WD.
-          masih ada tempat di pinggir sungai dekat rumah, tanam disana.

   

-          





-    selusin nangka dan durian saya minta tolong saudara di Karangasem untuk ditanam di mana aja 
dan masih ada setengah lusin nangka dan satu durian yg belum ditanam. nantilah dipikirkan lagi...


menanam vetiver di dekat rumah


Apa itu Vetiver?
Vetiver, yang di Indonesia dikenal sebagai akar wangi (Vetiveria zizanioides) atau usar (Vetiver nigritana), adalah sejenis rumput-rumputan berukuran besar yang memiliki banyak keistimewaan. Di Indonesia rumput ajaib ini baru dimanfaatkan sebagai penghasil minyak atsiri melalui ekstraksi akar wangi, tetapi di mancanegara vetiver banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan ekologis dan fitoremediasi (memperbaiki lingkungan dengan menggunakan tanaman) lahan dan air seperti rehabilitasi lahan bekas pertambangan, pencegah erosi lereng, penahan aberasi pantai, stabilisasi tebing, dan sebagainya melalui teknologi yang disebut Vetiver Grass Technology (VGT) atau Vetiver System (VS), sebuah teknologi yang sudah dikembangkan selama lebih dari 200 tahun di India.
Vetiver System adalah sebuah teknologi sederhana berbiaya murah yang memanfaatkan tanaman vetiver hidup untuk konservasi tanah dan air serta perlindungan lingkungan. VS sangat praktis, tidak mahal, mudah dipelihara, dan sangat efektif dalam mengontrol erosi dan sedimentasi tanah, konservasi air, serta stabilisasi dan rehabilitasi lahan. Vetiver juga mudah dikendalikan karena tidak menghasilkan bunga dan biji yang dapat cepat menyebar liar seperti alang-alang atau rerumputan lainnya.


Vetiver penyerap logam berat
Vetiver memiliki kemampuan untuk menyerap logam berat dari dalam tanah melalui akarnya. Bahan-bahan itu kemudian dikonversi dan diangkut ke seluruh tubuhnya tanpa menyebabkan kerugian pertumbuhan. Itulah sebabnya vetiver banyak digunakan untuk menyerap logam berat dan bahan-bahan lain yang merugikan dan terdapat di dalam tanah atau air, termasuk air lindi dan septic tank.

Salah satu permasalahan lingkungan sekitar kita
Di perkotaan seperti Denpasar, banyak kali dan sungai tercemar polusi karena dari rumah-rumah membuang limbahnya ke sungai, atau melalui selokan dan diteruskan ke sungai. Pencemaran tersebut akan diteruskan ke laut.






pipa pembuangan limbah ke sungai

gambar di atas hanya menunjukan sebagian kecil, kenyataannya masih banyak yang lain.





  
Sampah juga banyak dibuang di sungai

Berdasarkan manfaat vetiver yg telah dijelaskan di atas dan melihat kondisi sungai tersebut, timbul ide untuk menanami vetiver di pinggiran sungai.

Vetiver yang sudah ditanam. Paling kanan paling besar, lebih dahulu ditanam. Paling kiri masih kecil, baru ditanam

MEMPERBANYAK
Vetiver  bisa tumbuh disegala jenis tanah tanpa terpengaruh kesuburan, pH, keasaman, kadar garam. daya adaptasi pertumbuhannya yang sangat luas. Tanaman ini dapat tumbuh baik di lingkungan yang tidak menguntungkan termasuk pada lahan berat yang : (1) masam, mengandung mangan dan alumunium; (2) bersalinitas tinggi dan mengandung banyak natrium; (3) mengandung logam berat seperti Ar, Cd, Co, Cr, Pb, Hg, Ni, Se, dan Zn.

Kesimpulannya: tanaman ini mudah ditanam.
Cara memperbanyak vetiver disini bisa dibilang agak asal-asalan, untungnya berhasil. Mungkin karena kemampuan hidup vetiver yang tinggi


Vetiver yang sudah cukup besar dipisahkan anakannya

Ditanam dalam pot


Setelah tumbuh dengan baik dan sehat baru kemudian ditanam di lokasi penanaman

Rencana kedepan adalah menanam lebih banyak lagi.


Referensi:
Wijayakusuma, STABILISASI LAHAN DAN FITOREMEDIASI DENGAN VETIVER SYSTEM, Green Design Seminar July 26 – 29, 2007. Prigen, Pasuruan, Jawa Timur